blog-image

Ratusan pemilih pemula yang berasal siswa SMA  Negeri 1 memperoleh pendidikan politik  tentang Pemilihan umum Kepala Daerah (Pemilukada), Pemilhan Gunernur dan pemilihan Presiden, hari Selasa (17/4/2018). Menurut Soegeng Rijadi Prayitno, Kepala Bidang Politik Dalam Negeri selaku  Ketua Panitia Pelaksana kegiatan menyampaikan pendidikan politik bagi pemilih ini merupakan salah satu upaya meminimalisir tingkat golongan putih (golput ) baik pada pemilihan Walikota-Wakil Walikota, pemilihan Gubernur – wakil Gubernur dan pemilihan Presiden dan Wakil Presiden. Kegiatan yang sama juga telah dilakukan hari Jum;’at tanggal 13 April 2018 di SMA negeri 2 dan Senin tanggal 16 April 2018 di SMKN 2 Pulorejo.

Suwarno, Wakil Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Kota Mojokerto meminta siswanya untuk menggunakan hak pilihnya pada tanggal 27 Juni 2018 nanti,ia meminta siswanya tidak golput dan tidak salah memilih calon pemimpinnya. “ Jangan sampai salah pilih, kalau salah pilih sengsaranya 5 (lima) tahun lagi. Ujar Suwarno dihadapan siswanya. Diingatkan kita sebagai generasi muda penerus bangsa tentu mengharapkan kehidupan yang lebih maju, sejahtera dan bahagia. Jika ingin memiliki harapan itu penting mengenali calon atau   kenalilah pasangan calon masing-masing,dan ketahui visi misinya.

Hal tersebut menurut Suwarno dimaksudkan agar para pemilih pemula tidak menyesali nasibnya lima tahun kedepan, memilih pemimpin itu jangan yang tak kenal, jika kita ingin Kota Mojokerto sebagai kota servicy city kita harus memiliki pemimpin yang kreatif yang dapat menggerakkan warganya. Dan salah satu program unggulan Kota Mojokerto sebagai kota yang cerdas sehingga visi Kota Mojokerto sebagai servicy city yang maju dapat terwujud.

Saat berdialog dengan siswa  Soegeng Rijadi Prayitno Kabid Politik Dalam Negeri, pada kesempatan tersebut menyampaikan tolak potik uang,pemilih harus rasional, jangan sampai terpengaruh permainan politik uang. Sugeng mengatakan pemilih harus memilih dengan sadar. “ Bukan karena dicekoki uang itu, bukan juga karena popularitas semu. Dalam hal ini Sugeng menyebut KPU sangat berperan. Ia mengatakan KPU selalu memberikan informasi untuk mendidik masyarakat Kota Mojokerto untuk memilih Walikota Mojokerto dan Wakil Walikota Mojokerto, dalam memilih nanti jadilah pemilih yang cerdas dan berkualitas.  .

Sementara Saiful Amin Sholihin, Ketua KPU Kota Mojokerto dan Iwan dari Unarir selaku nara sumber mengingatkan siswa jangan sampai tidakmenggunakan hak pilihnya “ ingat rtanggal 27 Juni 2018 “ ayo nyoblos “ jangan sampai tidak nyoblos yak karena suara anda sangat penting untuk masa depan Kota Mojokerto. Sebagai tambahan pengetahuan bagi Siswa Amiin mengajak agar siswa berkunjung ke rumah pintar KPU. Disana siswa dapat mengetahui bagaimana penyel;enggaraan pemilu, tahapan penyelenggaraan pemilu ,pemungutan dan perhitungan suara, pentingnya pemilu dan demokrasi dan lain lain sampai pemilihan presiden dan wakil Presiden dari masa ke masa.(My).