blog-image

Di bulan suci ramadhan ini tentunya terdapat keberkahan yang sangat banyak yang akan kita dapatkan ketika menjalankan ibadah, seperti ibadah puasa , sholat sunnah tarawih, tadarus atau mengaji dan perbuatan baik  lain-lain. Setiap amal yang kita perbuat pastinya akan mendapatkan imbalan yang berlipat.  Itulah yang disampaikan oleh Drs. Akhmat Uton, Msi. Asisten Adminstrasi Kesejahteraan Kota Mojokerto mewakili Walikota Mojokerto Kh. Mas’ud Yunus ketika membuka acara Tadarus Al-qur’an dan Kajian Ramadhan 1439 H yang digelar oleh Tim Penggerak PKK  Kota Mojokerto melalui Pokja I  hari Senin, (21/5/2018) bertempat di Gedung pertemuan tim Penggerak PKK, Jalan Hayam Wuruk. Ikut hadir dalam acara tersebut Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Kota Mojokerto Hj.Nanik Fauziah,  Bagian Kesra Setda Kota Mojokerto, Kepala Badan Narkotika Nasional Kota Mojokerto (BNN),    Kepala Kantor Kementrian Agama Kota Mojokerto dan Ketua Pengajian Wanita Alkholifah serta  Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) se Kota Mojokerto, Ketua TP PKK Kecamatan dan Kelurahan.

Ditekankan oleh Uton dan Suhaji, Kepala Kemenag Kota MOjokerto, mengapa bagi setiap muslim dalam bulan suci ramadhan itu harus wajib berpuasa. Jawabnya adalah puasa adalah perintah agama “ seseorang tidaklah layak beragama Islam sampai ia menyerahkan diri dan menerima sepenuhnya kepada Allah sehingga segala bentuk perintah agama wajib diterima dan dilaksanaklan diantaranya adalah puasa yang merupakan rukun islam, dengan berpuasa kita bisa bertaqwa.Menjelang HUT Kota Mojokerto yang ke – 100 dan pelaksanaan pemilukada serentak  Uton ingin seluruh peserta tadarus ikut berperan  diantaranya ikut mendoakan agar warga Kota Mojokerto selalu menjaga kerukunan, persaudaraan, persatuan dan kesatuan. Mudah-mudahan Kota Mojokerto selalu aman, rukun dan sejahtera. 

Pelaksanaan tadarus menurut Hj. Inarto Hadi, Ketua Pokja I selaku panitia penyelenggara tadarus Alqur’an dan kajian islami melaporkan kegiatan tadarus Alqur’an   dimulai hari Selasa tanggal 22 Mei 2018 sampai dengan hari Rabu,  tanggal 6 Juni 2018, hari Senin sd. hari Jum’at sebanyak 12 kali pertemuan dan jadwalnya sudah kita atur masing-masing organisasi telah diberikan jadwal masing-masing. Sedangkan untuk kajian islami ramadhan dilaksanakan 3 kali pertemuan yakni Kamis pertama tanggal 24 Mei, Kamis kedua tanggal 31 Mei dan Kamis ketiga tanggal 7 Juni 2018 sekaligus penutupan tadarus alqur’an dilanjutkan acara bakti social.

Ditambahkan Inartoa Hadi tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan kecintaan seseorang dalam menghayati, memahami isi makna yang terkandung dalam Al-Qur’an serta untuk mewujudkan kesatuan dan persatuan masyarakat  menuju Kota Kota Mojokerto servicy city yang maju, sehat, cerdas, sejantera dan bermoral. Para peserta tadarus dalam mengaji akan dibimbing dan disimak oleh Nur Khasanah dari Kelompok pengajian wanita Alkholifah, sedangkan peserta tadarus disamping mengaji,, mendengarkan dan menyimak bila terjadi kesalahan peserta saat membaca Alqur”an.

Tujuan dari penyimak jangan sampai terjadi kesalahan dalam membaca AlQur’an, jadi bila peserta salah atau keliru dalam membaca ayat maupun huruf, akan diperbaiki oleh pembing. Didalam tadarus Alqur’an ini peserta tidak dituntut untuk pandai mengaji secara mahir, namun setidaknya mampu mengaji sesuai tajwid yang telah ditentukan dalam AlQur’an. Dalam kegiatan tadarus Tim Penggerak PKK Kota Mojokerto bekerja sama dengan bagian Kesra menyediakan doorprise bagi mereka yang beruntung.(yy).