blog-image

Kota Mojokerto kembali mendapat penghargaan di tingkat nasional. Setelah mendapat penghargaan INAGARA (Inovasi Administrasi Negara) award dari Lembaga Administrasi Negara (LAN) yang diterima Wawali Suyitno Selasa (30/10) kemarin, Pemerintah Kota Mojokerto juga meraih National Procurement Award 2018 dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) Republik Indonesia.

Penghargaan procurement award diserahkan oleh Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), Agus Prabowo kepada Sekretaris Daerah Kota Mojokerto Harlistyati  pada kegiatan Rapat Koordinasi Nasional Pengadaan Barang/Jasa (Rakornas PBJ) di Sabugacenter Institut Teknologi Bandung Jalan Taman Sari No. 72 Bandung Selasa sore.

Dari 687 LPSE di seluruh Indonesia, ada 49 LPSE yang memperoleh penghargaan, dan Kota Mojokerto dinyatakan sebagai salah satu pemenang dengan kategori “Komitmen Penerapan Standar LPSE:2014” berdasarkan tingginya komitmen, dedikasi dan implementasi e-procurement.

Ketua LKPP Agus Prabowo menjelaskan, salah satu kebijakan reformasi birokrasi di bidang pengadaan barang/jasa pemerintah adalah dengan diterapkannya proses pengadaan barang/jasa yang memanfaatkan teknologi informasi. “Yakni, melalui aplikasi system pengadaan secara elektronik yang lingkupnya dimulai dari perencanaan kebutuhan sampai dengan katalog elektronik,” tuturnya.

Sekdakot Harlistyati berharap, diraihnya prestasi ini dapat memacu pengadaan barang dan jasa di Kota Mojokerto semakin baik dan profesional. “Saya berharap penghargaan procurement ini dapat lebih memotivasi aparatur dan menumbuhkan prestasi menuju pengadaan barang/jasa yang transparan dan kredibel, serta mampu memberikan manfaat bagi pembangunan Kota Mojokerto sebagai service city yang maju, sehat, cerdas, sejahtera dan bermoral, sebagaimana yang diharapkan bersama,” ucapnya.

Pada rakornas yang bertema “Perubahan Paradigma Pengadaan Barang / Jasa Pemerintah” ini digelar selama dua hari (30-31 Oktober), dengan dihadiri 3.000 peserta terdiri dari Sekretaris Jendral/Sekretaris Utama Kementrian/Lembaga, Sekretaris Daerah Pemerintah Provinsi/Kabupaten/Kota, Pimpinan dan Personel Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE), Perwakilan Ikatan Fungsional Pengadaan Barang Jasa (IFPI) dan Perwakilan Ikatan Ahli Pengadaan Indonesia (IAPI).

Disamping pemberian penghargaan kepada LPSE dan UKPBJ dan seluruh insan pengadaan barang/jasa pemerintah yang berprestasi dan berkomitmen dalam melakukan perbaikan dalam pengadaan barang/jasa pemerintah, pada kegiatan ini juga diselingi dengan peluncuran terbaru Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) V.4.3, Sistem Pengamanan Komunikasi Dokumen (SPAMKODOK) V.2 dan e-katalog V.5, serta diskusi panel. (Rr - Humas)